jump to navigation

BaHaYA MeMAkaN DaGINg KodoK “WARNINGG…” November 25, 2008

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Info Publik/ Penting.
add a comment

katak1Jika Yang Suka Makan Daging Kodok / Swike
Maka saatnya sekarang di Tinggalkan


Jika Yang Suka Makan Daging Kodok / Swike
Maka saatnya sekarang di Tinggalkan

Kemarin saya di Tegal bertemu dengan BM Advante, ia bercerita. Istrinya punya saudara di Cirebon , dan saudaranya tersebut punya tetangga, kita sebut saja C.
Si C ini awalnya hanya sakit kepala sebelah seperti Migran, tetapi di otaknya seperti ada yang gremet2. Lama kelamaan sakitnya tambah menjurus ke seperti Vertigo. Setelah diperiksakan ke Dokter di Cirebon dan Jakarta tidak ditemukan adanya penyakit. Karena penasaran akhirnya si C berobat ke Singapura. Setelah diperiksa dengan alat yang canggih di sana di indikasikan ada binatang hidup di otak nya. Dan harus dioperasi besar. Setelah dioperasi ditemukan sejenis cacing super kecil berwarna putih.

Selesai operasi, si C telah istirahat +/- 2 hari dan telah sadar, sang dokter berkata, ” Maaf ibu, penyakit ibu belum sembuh total, Karena di otak ibu diperkirakan masih ada telur-telur cacing tersebut. Yang jika telur tersebut menetas akan menjadi cacing. Dan siklus tersebut terus berlanjut.

Si C bertanya ke dokter penyebab dari penyakit nya tersebut, kenapa bisa ada cacing di otaknya.
Dokter memberikan penjelasan, bahwa di indikasikan cacing tersebut berasal dari daging kodok yang sering ibu makan ( karena ibu tersebut memang suka makan daging kodok ). Karena cacing tersebut tidak mati jika dimasak 100 derajat atau di bawah 0 derajat.

BM Advante juga memberikan keterangan, bahwa si C pernah memasak daging kodok pada pagi hari. Dikarenakan tidak habis ( mungkin masaknya agak banyak ), maka disimpan di kulkas Dan sorenya di hangatkan lagi lalu dimakan. Di karenakan masih ada yang belum semuanya habis, maka disimpan kembali di kulkas.
Besok paginya setelah mau dihangatkan, si C ini terkejut karena dari daging kodok tersebut keluar cacing putih kecil2 tersbut.

Berita ini saya informasikan kepada orang yang saya sayangi. Agar bisa mengambil hikmah dari cerita ini.
Boleh percaya boleh tidak. tetapi ini adalah fakta yang sudah terjadi.

Sumber:Periyadi G


BERSEPEDA BERSAMA JESUS November 10, 2008

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Religi Kristen.
add a comment
bersepedaPada awalnya, aku memandang Tuhan sebagai seorang pengamat; seorang hakim yg mencatat segala kesalahanku, sebagai bahan pertimbangan apakah aku akan dimasukkan ke surga atau dicampakkan ke dalam neraka pada saat aku mati. Dia terasa jauh sekali, seperti seorang raja. Aku tahu Dia melalui gambar-gambar-Nya, tetapi aku tidak mengenal-Nya.

Ketika aku bertemu Yesus, pandanganku berubah.
Hidupku menjadi bagaikan sebuah arena balap sepeda, tetapi sepedanya adalah sepeda tandem, dan aku tahu bahwa Yesus duduk di belakang, membantu aku mengayuh pedal sepeda.

Aku tidak tahu sejak kapan Yesus mengajakku bertukar tempat, tetapi sejak itu hidupku jadi berubah.
Saat aku pegang kendali, aku tahu jalannya.
Terasa membosankan, tetapi lebih dapat diprediksi … biasanya, hal itu tak berlangsung lama.

Tetapi, saat Yesus kembali pegang kendali, Ia tahu jalan yg panjang & menyenangkan.
Ia membawaku mendaki gunung, juga melewati batu2 karang yg terjal dgn kecepatan yg menegangkan.
Saat2 seperti itu, aku hanya bisa menggantungkan diriku sepenuhnya pada-Nya!
Terkadang rasanya seperti sesuatu yg ‘gila’, tetapi Ia berkata, “Ayo, kayuh terus pedalnya!”

Kadang Aku takut, khawatir dan bertanya, “Aku mau dibawa ke mana?” Yesus tertawa & tak menjawab, & aku mulai belajar percaya.
Aku melupakan kehidupan yg membosankan & memasuki suatu petualangan baru yg mencengangkan.
Dan ketika aku berkata, “AKU TAKUT !” Yesus menurunkan kecepatan, mengayuh santai sambil menggenggam tanganku.

Ia membawaku kepada orang2 yg menyediakan hadiah2 yg aku perlukan …
orang2 itu membantu menyembuhkan aku, mereka menerimaku & memberiku sukacita. Mereka membekaliku dgn hal2 yg aku perlukan untuk melanjutkan perjalanan … perjalananku bersama Tuhanku. Lalu, kami pun kembali mengayuh sepeda kami.

Kemudian, Yesus berkata, “Berikan hadiah2 itu kepada orang2 yg membutuhkannya; Jika tidak, hadiah2 itu akan menjadi beban bagi kita.”
Maka, aku pun melakukannya.
Aku membagi-bagikan hadiah2 itu kepada orang2 yang kami jumpai, sesuai kebutuhan mereka.
Aku belajar bahwa ternyata memberi adalah sesuatu yg membahagiakan.

Pada mulanya, aku tidak ingin mempercayakan hidupku sepenuhnya kepadaNya.
Aku takut Ia menjadikan hidupku berantakan; tetapi Yesus tahu rahasia mengayuh sepeda.
Ia tahu bagaimana menikung di tikungan tajam, Ia tahu bagaimana melompati batu karang yg tinggi, Ia tahu bagaimana terbang untuk mempercepat melewati tempat2 yg menakutkan.
Aku belajar untuk diam sementara terus mengayuh … menikmati pemandangan & semilir angin sepoi2 yg menerpa wajahku selama perjalanan bersama Sahabatku yg setia: Yesus Kristus.

Dan ketika aku tidak tahu apa lagi yg harus aku lakukan, Yesus akan tersenyum & berkata …
“Mengayuhlah terus, Aku bersamamu.”


Sumber : Thoughts for the day, 19 Feb 2003 by Chuck Ebbs

Jesus Bless u

Film Box Office Versi Bahasa Batak November 10, 2008

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Humor.
add a comment

Enemy at the gates — Matte ho, nga ro !
Remember the Titans — Ingot hamu partompaon i
The Italian Job — Parbola
Die Hard — Dang ra mate
Die Hard II — Tong, dang olo mate
Die Hard III — Dang marna mate fuang !!
Bad Boys — Si roa balangs
Sleepless in Seattle — Markombur di radio, dia boi modom ?
Lost in Space — Dibondut banua holling
X-Men — Pantang so bilak
X-Men 2 — Tong sai pabilak-bilakhon
The Brotherhood of War — Manat Mardongan-tubu
Paycheck — Bayar habis panen ma i, bah!
Independence Day — Agustusan
The Day After Tomorrow — Haduan
Die Another Day — Dang jadi mate sadarion
There is Something About Marry — Si Maria Pargabus
Silence of the Lamb — Hambing Parhohom
Planet of the Apes — Huta ni Bodat
Gone in Sixty Second — Marimpot-impot
Freddy vs Jason — Peredi VS Jekson
Air Bud — Panangga (biang)
How To Lose A Girl in 10 Days — Topar
Lord Of The Ring — Tulang. (ai tulang do si jalo tintin marangkup )
Deep Impact — Hansit naii
Million Dollar Baby — Ai sajuta arga ni Babi saonari?
Blackhawk Down — Lali lao manangkup manuk
Saving Private Ryan — (Ai ise si Ryan on? So ditanda batak goar ‘rian’. Peredi, Jekson, Mikael, Ultop, … dll.)
Dumb and Dumber — Lam Loakon
The Collateral — Si Padalan Hepeng
Braveheart — Parate-ate
Payback — Garar Utangmu
My Greek Big Fat Wedding — Muli Sikobol-kobol
I Know What You Did Last Summer — Datu
I Still Know What You Did Last Summer — Unang gabusi ahu, hutanda do ho Ito
Cold Mountain — Dolok Sanggul ma i…
Any Given Sunday — Marminggu Hamu Fuang
Beautiful Mind — Nipi Nama i
Drunken Master — Parmitu
The Gift — Durung-durung
Lion King — Sisingamangaraja
Mr. & Mrs. Smith — Smith Dohot Oroan na
Rest In Peace — Dison Do Maradian (bah, judul film apa pulak lagi ini?)
Run Away Jury — Martabuni Ho Tulang a
Step Mom — Inang Panirang-Nirangan
Band of Brother — Dongan Sabutuha, Dongan Sapargaulan
2 Fast 2 Furious — Manat-manat di dalan

sender: msiahaan@indovision.tv

PenGOrbaNAn & KebESAraN JiWa SeoRANg IbU November 10, 2008

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Inspirations.
add a comment

Kisah Nyata – Pengorbanan & Kebesaran Jiwa Seorang IBU.

ibundaKejadian ini terjadi di sebuah kota kecil di Taiwan, tahun berapaan gue sdh lupa. Dan sempat dipublikasikan lewat media cetak & electronic.

Ada seorang pemuda bernama A be (bukan nama sebenarnya). Dia anak yg cerdas, rajin dan cukup cool. Setidaknya itu pendapat cewe2 yg kenal dia. Baru beberapa tahun lulus dari kuliah & bekerja di sebuah perusahaan swasta, dia sudah di promosikan ke posisi manager. Gaji-nya pun lumayan.

Tempat tinggalnya tidak terlalu jauh dari kantor. Tipe orangnya yg humoris & gaya hidupnya yg sederhana membuat banyak teman2 kantor senang bergaul dgn dia, terutama dari kalangan cewe2 jomblo. Bahkan putri owner perusahaan tempat ia bekerja juga menaruh perhatian khusus pada A be.

Dirumahnya ada seorang wanita tua yg tampangnya seram sekali. Sebagian kepalanya botak & kulit kepala terlihat seperti borok yg baru mengering. Rambutnya hanya tinggal sedikit dibagian kiri & belakang.

Tergerai seadanya sebatas pundak. Mukanya juga cacat seperti luka bakar. Wanita tua ini betul2 seperti monster yg menakutkan. Ia jarang keluar rumah bahkan jarang keluar dari kamarnya kalau tidak ada keperluan penting. Wanita tua ini tidak lain adalah Ibu kandung A Be.

Walau demikian, sang Ibu selalu setia melakukan pekerjaan routine layaknya ibu rumah tangga lain yg sehat. Membereskan rumah, pekerjaan dapur, cuci-mencuci (pakai mesin cuci) dl. Juga selalu memberikan perhatian yg besar kepada anak satu2-nya A be. Namun A be adalah seorang pemuda normal layaknya anak muda lain. Kondisi Ibunya yang cacat menyeramkan itu membuatnya cukup sulit untuk mengakuinya.

Setiap kali ada teman atau kolega business yg bertanya siapa WANITA CACAT dirumahnya, A be selalu menjawab WANITA itu adalah pembantu yg ikut Ibunya dulu sebelum meninggal. “Dia tidak punya saudara, jadi saya tampung, kasihan.” jawab A be.

Hal ini sempat terdengar & diketahui oleh sang IBU. Tentu saja IBUnya sedih skali. Tetapi ia tetap diam & menelan ludah pahit dalam hidupnya. Ia semakin jarang keluar dari kamarnya, takut anaknya sulit untuk menjelaskan pertanyaan mengenai dirinya.

Hari demi hari kemurungan sang Ibu kian parah. Suatu hari ia jatuh sakit cukup parah. Tidak kuat bangun dari ranjang. A be mulai kerepotan mengurusi rumah, menyapu, mengepel, cuci pakaian, menyiapkan segala keperluan sehari-hari yg biasanya di kerjakan oleh Ibunya. Ditambah harus menyiapkan obat-obatan buat sang Ibu sebelum & setelah pulang kerja (di Taiwan sulit sekali cari pembantu, kalaupun ada mahal sekali).

Hal ini membuat A be jadi BT (bad temper) & uring-uringan dirumah. Pada saat ia mencari sesuatu & mengacak-acak lemari Ibunya, A be melihat sebuah box kecil. Didalam box hanya ada sebuah foto & potongan koran usang. Bukan berisi perhiasan seperti dugaan A be. Foto berukuran postcard itu tampak seorang wanita cantik. Potongan koran usang memberitakan tentang Seorang WANITA berjiwa Pahlawan yg telah menyelamatkan Anaknya dari musibah kebakaran. Dengan memeluk erat Anaknya dalam dekapan, menutup dirinya dgn sprei kasur basah menerobos api yg sudah mengepung rumah.

Sang WANITA…IBU MUDA menderita luka bakar cukup serius sedang anak dlm dekapannya tidak terluka sedikitpun.

Walau sudah usang, A be cukup dewasa untuk mengetahui siapa IBU MUDA cantik di dalam foto dan siapa WANITA Pahlawan yg dimaksud dalam potongan koran itu. Dia adalah Ibu kandung A be. Wanita yg sekarang terbaring sakit tak berdaya. Spontan air mata A be menetes keluar tanpa bisa di bendung. Dengan menggenggam foto & koran usang tersebut, A be langsung bersujud disamping ranjang sang Ibu yg terbaring. Sambil menahan tangis ia meminta maaf & memohon ampun atas dosa-dosanya selama ini. Sang Ibu-pun ikut menangis, terharu dgn ketulusan hati anaknya. ” Ibu sudah maafkan. Jangan di ungkit lagi”.

Setelah sembuh, A be bahkan berani membawa Ibunya belanja ke supermarket. Walau menjadi pusat perhatian banyak orang, A be tetap cuek bebek. Kemudian peristiwa ini menarik perhatian kuli tinta (Wartawan). Dan membawa kisah ini kedalam media cetak & elektronik.

Ketika membaca kisah ini dimedia cetak, Saya sempat menangis karena tidak sempat bersujud di hadapan MAMA-ku….Krn MAMA-ku tlh Meninggal 3 th lebih saat itu. Teman2 yg masih punya IBU (Mama atau Mami) di rumah, biar bagaimanapun kondisinya, segera bersujud di hadapannya. Selagi masih ada waktu…Ajaklah MAMA untuk Bisa menikmati Sisa2 Hidupnya dgn Penuh kebahagiaan & kebersamaan dgn Keluarga Besarnya…last but not least Berikan yg Terbaik utk MAMA tercinta, Wujutkan Harapan & Mimpi MAMA…..MENJADI KENYATAAN… .!!!

From: Hetty Atmadja <hetty@sinarantjol.com> diteruskan oleh Marihot Siahaan <msiahaan@indovision.tv>
Subject: Pengorbanan & Kebesaran Jiwa Seorang Ibu
Date: Tuesday, November 4, 2008, 2:14 AM