jump to navigation

Cincin Emas dan Kearifan September 27, 2008

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Inspirations, Pedoman Hidup.
add a comment

Suatu pagi Zhi Zhou mendatangi Zun-Nun dan bertanya, “Guru, saya tak mengerti mengapa guru berpakaian apa adanya, amat sangat sederhana. Bukankah di masa seperti ini berpakaian sebaik-baiknya amatlah penting, bukan hanya untuk penampilan melainkan juga untuk banyak tujuan lain.”

Sang Guru hanya tersenyum. Ia lalu melepaskan cincin dari salah satu jarinya, lalu berkata, “Zhi Zhou, akan kujawab pertanyaanmu, tetapi lebih dahulu lakukan satu hal untukku. Ambillah cincin ini dan bawalah ke pasar di seberang sana. Bisakah kamu menjualnya seharga satu keping emas?” Melihat cincin Zun-Nun yang kotor, pemuda tadi merasa ragu, “Satu keeping emas? Saya tidak yakin cincin ini bisa dijual seharga itu.”

“Cobalah dulu anak muda, Siapa tahu kamu berhasil.”

Zhi Zhou pun bergegas ke pasar. Ia menawarkan cincin itu kepada pedagang sayur, penjual daging dan ikan. Ternyata, tak seorang pun berani membeli seharga satu keping emas. Mereka menawarnya hanya satu keping perak. Tentu saja, Zhi Zhou tak berani menjualnya dengan harga satu keping perak.

Ia kembali ke padepokan Zun-Nun dan melapor, “Guru, tak seorang pun berani menawar lebih dari satu keping perak.”

Zun-Nun, sambil tetap tersenyum arif, berkata, “Sekarang pergilah kamu ke toko emas di belakang jalan ini. Coba perlihatkan kepada pemilik toko atau tukang emas di sana. Jangan buka harga, dengarkan saja bagaimana ia memberikan penilaian.”

Pemuda itu pun pergi ke toko emas yang dimaksud. Ia kembali kepada Zun-Nun dengan raut wajah yang lain. Ia kemudian melapor, “Guru, ternyata para pedagang di pasar tidak tahu nilai sesungguhnya dari cincin ini. Pedagang emas menawarnya dengan harga sepuluh keping emas.

Rupanya nilai cincin ini sepuluh kali lebih tinggi daripada yang ditawar oleh para pedagang di pasar.”

Zun-Nun tersenyum simpul sambil berujar lirih, “Itulah jawaban atas pertanyaanmu tadi. Seseorang tak bisa dinilai dari pakaiannya. Hanya “para pedagang sayur, ikan dan daging di pasar” yang menilai demikian. Namun tidak bagi “pedagang emas”.

“Emas dan permata yang ada dalam diri seseorang, hanya bisa dilihat dan dinilai jika kita mampu melihat hingga ke kedalaman jiwa. Diperlukan kearifan untuk menjenguknya, dan itu butuh proses. Kita tak bisa menilainya hanya dengan tutur kata dan sikap yang kita dengar dan lihat sekilas.

Modus penculikan anak di Carefour – Perhatian untuk semua September 27, 2008

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Info Publik/ Penting.
3 comments

PERINGATAN PENTING BAGI SEMUA ORANG TUA!

Walaupun anda tidak/belum punya anak kecil sekalipun,tolong sebarkan
informasi ini kepada semua saja yang mungkin membutuhkan, yang dapat anda ingat. Anda tak pernah bisa tahu siapa yang akan anda selamatkan dengan mengirim informasi yang ada di eMail ini.

Mohon meluangkan waktu untuk meneruskan(forward) kepada semua teman yang punya anak kecil ataupun cucu. Terima Kasih. Ini adalah sharing kami atas suatu kejadian yang terjadi pada hari itu sewaktu sedang belanja di Carefour.

Seorang ibu sedang melongok persediaan daging yang ada, dan sesaat kemudian berbalik dan menemukan bahwa anak perempuannya yang berumur 4 tahun tidak berada lagi ditempat/ hilang. Saya pada saat itu kebetulan sedang berdiri disamping ibu tersebut, dan kemudian ibu tersebut memanggil manggil anaknya tetapi tanpa hasil.

Saya kemudian meminta tolong kepada seorang pegawai Carrefour untuk mengumumkan kehilangan anak tersebut melalui pengeras suara. Hal mana dilakukannya, dengan segera berjalan disamping saya kesebuah telepon yang tersedia dan mengumumkan bahwa semua pintu dan jalur keluar manapun supaya segera ditutup/dikunci dengan menyebutkan sebuah kode tertentu.Kemudian seluruh jalan keluar dengan segera ditutup. Keseluruhannya ini hanya butuh waktu 3(tiga) menit sejak saya meminta untuk diumumkan.

Mereka kemudian berhasil menemukan si anak kecil tersebut dalam keadaan terbius di salah satu ruang kamar mandi yang ada. Kepalanya sudah setengah dicukur, hanya mengenakan pakaian dalamnya saja, dan ada tas pakaian, sebuah pencukur (razor) dan sebuah wig dilantai isampingnya. Jadi siapapun orang ini, dia berhasil mengambil anak gadis rsebut, membawanya ke kamar mandi, mencukur separuh kepalanya dan melepaskan pakaiannya hanya dalam waktu kira-kira kurang dari 10 menit.

Hal mana membuat saya geleng-geleng kepala, hampir tidak dapat dipercaya. Jadi harap mengawasi anak/cucu anda ketika sedang berada di tempat terbuka seperti Mall Mall dimana akan sangat mudah terpisahkan secara tak sengaja. Dalam kasus diatas hanya dibutuhkan waktu yang sedemikian pendeknya untuk melaksanakan kejahatan itu.

5 menit lagi saja dan anak tersebut akan sudah lewat dari pintu dan hilang.
Hingga saat ini saya masih tidak habis pikir bagaimana mungkin ada orang yang segila ini, apalagi dapat melaksanakan hanya dalam hitungan menit saja. Kiranya lewat sudah hari-hari dimana anak-anak dapat berkeliaran kesana kemari dan paling sial yang akan terjadi adalah mereka mengganggu pengunjung lainnya saja.

Si gadis kecil tersebut memang baik baik saja berkat karyawan yang sigap, perhatian dan tidak mau mengambil resiko.

PASTIKAN UNTUK MENERUSKAN BERITA INI KEPADA SEMUA ORANG, SEHINGGA MEREKA AKAN SELALU INGAT BAHWA MASIH BANYAK ORANG SAKIT PIKIRAN SEPERTI INI DILUAR SANA !!

From: “Listyati” <listyati@galva.co.id>

LovE Of FatHer September 27, 2008

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Inspirations.
2 comments

Kisah ini di kirim oleh seorang teman saya melalui E-mail. Saya pikir cukup memberikan inspirasi ke kita semua.Mari kita cermati maknanya secara seksama.

Diambil dari sebuah kisah nyata di Amerika Serikat, dan sebuah kisah nyata dalam kehidupan kita.

Love suffers long and is kind; love does not envy; love does not parade itself, is not puffed up; does not behave rudely, does not seek its own, is not provoked, thinks no evil; does not rejoice in iniquity, but rejoices in the truth; bears all things, believes all things, hopes all things, endures all things.. 1 Corinthians 13:4-7 (NKJV)

Adalah seorang muda yang taat berdoa yang masih berpacaran dengan seorang gadis muda juga yang baik hati. Kedua orang ini adalah dua konglomerat kaya. Sebelumnya merekapun selalu berdoa, “Tuhan berikanlah aku pasangan yang menurut Engkau terbaik…”


Setelah mereka menikah, keadaan berubah. Maksudnya, doanya berubah menjadi, “Tuhan, berikanlah kami anak yang terbaik buat kami.” Tetapi setelah 7 tahun mereka menikah, mereka tidak mempunyai anak.

Setelah mereka berdoa dan berdoa, akhirnya mereka mempunyai anak. Dan keadaan, maksudnya doa mereka berubah lagi, “Tuhan, biarlah anak ini menjadi anak yang terbaik bagi kami.” Dan benar, setelah 9 bulan istrinya mengandung, lalu lahirlah seorang anak bagi mereka. “Anak laki-laki, pak,” kata dokternya. Sang ayah langsung melonjak kegirangan.

Tetapi setelah 3 hari, sang dokter memanggil si ayah ke rumah sakit. Lalu si dokter berkata, “Pak, dengan berat hati saya harus menyampaikan kabar buruk kepada anda.” Si ayah membalas, “Kabar apapun, saya siap menerimanya, pak dokter. Saya siap menghadapi yang terburuk”


“Dan hal yang buruk itu adalah, bahwa putra anda tidak akan bertumbuh dengan normal seperti anak-anak yang lain,” jelas si dokter.


“Apa maksud bapak?” si ayah bertanya.

Dokter melanjutkan, “Putra anda menderita sesuatu kecacatan yang tidak dapat disembuhkan. Yaitu cacat mental yang serius.”


Sang ayah lalu menitikan air mata dan berkata sambil berdoa, “Tuhan, apapun yang Engkau berikan kepadaku, aku tahu semuanya baik dan Engkau tidak pernah mencelakakan anak-anakMu. “


But above all these things put on love, which is the bond of perfection. Colossians 3:14 (NKJV)

Sejak itu, kedua orang tua itu membeli ranjang bayi khusus anak mereka dan ditaruh di samping ranjang mereka berdua. Mereka selalu kesulitan untuk mengurus anak mereka tersebut, tetapi mereka menanggung semuanya itu. Beranjak keluar dari umur batita, mereka membuatkan kamar khusus untuk anak mereka tersebut.

Anak itu menjadi anak yang sangat istimewa dan menjadi anak mereka satu-satunya. Mereka memberikannya segala yang dia mau dan dia perlukan. Mainan macam-macam, komputer, boneka, dan lain-lain. Dan jika si ayah selesai pulang kerja, ia selalu mengajak si anak bermain. Dengan mainan yang ada atau jika ayahnya membawa mainan yang baru untuk anaknya.

Setiap ayahnya pergi keluar misalkan untuk berpesta dengan rekan kerjanya atau teman-temannya yang sedang berbahagia, ia selalu membawa serta istri dan anaknya. Dan di depan rekan-rekan kerjanya atau teman-temannya, ia selalu membanggakan anaknya. ‘Woi anak gw nih. ganteng kan ?’ Selalu ia mengatakan demikian, karena ia tahu, anaknya ini adalah anugerah Allah yang terbesar dalam dirinya.. Dan ia sangat mengasihi anak ini, karena ini anaknya. Meskipun dia cacat.


Tetapi setelah anak itu bertumbuh makin dewasa, kecacatannya semakin kelihatan. Kemampuan komunikasinya kurang, jika terjemur matahari sebentar mulutnya akan keluar busa, dan jika sedang berbicara kadang air liurnya menetes. Tetapi meskipun begitu, kedua orang tua tetap sangat sangat menyayangi anak mereka yang cacat itu.


Suatu hari, pagi-pagi sekali anak cacat inisudah bangun, sekitar pukul 4.30. Dalam pikirannya, ‘Hari ini, aku pengen buat sarapan yang speeeeeesial buat papa.’


Setelah doa pagi, ia pergi menuju dapur. Ia mengambil potong roti, lalu menaruhnya dalam oven, dan menyetel waktunya sampai 10 menit. Tentu saja hasilnya gosong. Setelah bunyi ‘ting’, maka anak cacat itu menaruhnya di atas sebuah piring. Lalu ia mengoleskan selai kacang keju yang (amat) sangat banyak, sambil berpikir, ‘Harus kasih yang baaaaanyak buat papa, biar ueeeeenak rasanya’.

Setelah itu, ia berlari ke kulkas, karena ayam sudah mulai berkokok, lalu mengambil sebutir telur. Dan lalu memanaskan panci di atas kompor, lalu memecahkan telur tersebut dan menuangkan isinya ke dalam panci tersebut, dan langsung menaruhnya di atas piring yang lain, sambil berpikir,
‘Kalo aku buatnya cepet, pasti papa seneng, karena gak perlu nunggu lama.’ Dan lalu ia bergegas
mengambil cangkir, dan mengambil toples kopi bubuk. Jika kita hanya membutuhkan 2 sendok teh, anak cacat ini memakai 5 sendok teh kopi bubuk, sambil berpikir, ‘Kalau 2 sendok teh saja sudah harum, apalagi 5, pasti papa suka.’ Jadilah kopi yang terasa seperti kopi tua itu.

Lalu si anak cacat ini mengambil nampan, lalu dengan hati-hati tanpa menimbulkan bunyi macam-macam, menaruh semua piring yang di atasnya ada roti gosong dan telur mentah dan cangkir kopi tua tersebut, dan menuju kamar ayahnya. Lalu ia membangunkan ayahnya, dan lalu berkata begini, ‘ Papa , bangun dong, aku udah buat sarapan yang spesiaaaaaaaal buat papa.’


Lalu ayahnya bangun dan melihat dan menghirup aroma ’sedap’ dari roti gosong, telur mentah dan kopi tua tersebut. ‘Wah pasti enak nih.’

Sebelum si ayah melipat tangannya untuk berdoa, si anak berkata, ‘Pa, kali ini aku doain makanan ini buat papa ya, ‘ kan biasanya papa yang doain. OK ya papa?’


Sebelum ayahnya sempat mengangguk, si anak cacat ini sudah melanjutkan, ‘ Papa ikutin ya: Tuhan Yesus, terima kasih, atas makanan ini, yang telah Tuhan sediakan. Terima kasih Tuhan, amin.’

Lalu ayahnya mecoba roti gosong tersebut, dan setelah ayahnya mengunyah gigitan pertama, si anak cacat dengan polosnya bertanya, ‘Enak kan pa?’

‘Iya, enaaaak sekali,’ lalu melanjutkan makan. Setelah roti tersebut habis, ia memakan telur
> mentah tersebut. Dan si anak bertanya, ‘Telurnya enak kan pa? Aku yang masak semuanya loooo..’


Si ayah berkata, ‘Wah kamu yang masak? Enak sekali nak.’ Lalu si ayah melanjutkan memakan telur mentah tersebut. Setelah semua makanan habis, ia mecoba kopi tua itu. Si anak bertanya lagi, ‘Harum dan enak kan pa?’


Si ayah tanpa expresi mual apapun, membalasnya, ‘Pahit, tapi papa suka sekali.’

Dan dengan lugunya si anak menjawab, ‘Ya iya dong papa, kopi kan pahit.,’ karena ia mengira ayahnya sedang bercanda.


Setelah semuanya habis, si ayah membelai kepala anaknya dan berkata ‘Ray, kamu tau nggak.’

‘Nggak paa,’ potong si anak cacat tersebut.


Lalu si ayah melanjutkan, ‘Kalau semua masakan kamu, enaaaaak sekali.’

Lalu si anak menjawab, ‘Iya dong pa, kan aku yang masakin, spesiaaaaaal buat papa.’


Lalu si ayah berkata lagi, ‘Kamu tahu nggak kenapa papa senang hari ini?’


Si anak sambil menggelengkan kepala, ‘Nggak tau pa..’


‘Karena hari ini kamu dah buat sarapan yang, spesiaaaaal buat papa.’ Lalu si ayah melanjutkan, ‘Ray, kamu tahu gak kenapa papa sayaaaaaaang sekali sama kamu?’ Lalu dengan lugunya anak cacat ini menjawab, ‘Nggak tahu pa…’


‘Karena kamu anak papa yang udah bikin papa, seneeeeeeeeeeeng banget.’


‘Raymond juga, sayaaaaaaaaaang banget sama papa.’

Lalu sambil menitikan air mata, ia memeluk anaknya yang cacat itu, dan berkata kepada anaknya, ‘Terima kasih ya nak, karena telah memasakan sarapan roti, telur, dan kopi ini buat papa. Semuanya terasa, enaaaaak sekali.’


Lalu si anak menjawab, ‘Sama-sama papaah..’


Dan si ayah lalu berdoa dalam hatinya, ‘Tuhan terima kasih, karena Engkau sudah memberikan anak yang sangat sayang padaku.’

Anda tahu, siapakah anak cacat dan ayah tersebut?


Kamulah, yang sedang membaca adalah anak yang cacat tersebut.. Seperti anak cacat itu memberikan kepada ayahnya, roti gosong, telur mentah dan kopi tua, juga kita, memberikan apa yang tidak sempurna dari kita untuk Tuhan.


Roti gosong, telur mentah dan kopi tua, yang merupakan apa yang tidak sempurna dari kita misalnya, pujian, dan kehidupan kita, Tuhan terima semuanya dengan senang hati, karena Tuhan tahu, bahwa kita melakukannya dengan segenap hati kita yang tertuju pada Bapa di sorga, dan kita ingin melakukan yang terbaik untuk Bapa kita di sorga.


NB:

Memang sulit melihat kenyataan bahwa kitalah anak cacat tersebut. Mengasihi dan menerima seorang anak yang cacat, yaitu seorang anak yang menurut nalar tidak memiliki masa depan dan tidak dapat diharapkan pastilah benar-benar memerlukan suatu “kasih tidak bersyarat” yang merupakan suatu pergumulan besar dalam hidup manusia.

Ingat ini: Bapamu di sorga menyayangimu, apa adamu, apa yang ada padamu, apapun yang engkau berikan dengan segenap hatimu, merupakan sebuah persembahan yang harum. Karena Bapamu mengasihi kamu, sampai-sampai Ia sendiri mengirimkan Anak-Nya untuk turun ke dunia, untuk menebuskan dan mematahkan segala kutuk atas diri kita, dan untuk membayar lunas segala hutang dosa kita dan menebus dosa kita dari maut..


Ingat : Bapamu di sorga mengasihimu.


You are all fair, my love, and there is no spot in you.
Song of Solomon 4:7 (NKJV)

Regards,
Adelima N. Gultom :)
Adm. Support/Credit Control
Subcriber Retention & Loyalty Management Division
PT. MNC Skyvision
Jl. Raya Panjang Blok Z-III
Jakarta Barat
(62-21) 5828000 ext 9300
angultom@indovision.tv

via

msiahaan@indovision.tv

PeMBawA PeRuBAhaN di DPR RI..MaRI KiTA DukUNg (Change Or VaNish) September 19, 2008

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Politics.
3 comments
Calon DPR RI wilayah SUMUT Mari Kita Dukung!!! Demi Perubahan ke Yang Paling Baik!!

Calon DPR RI wilayah SUMUT Mari Kita Dukung!!! Demi Perubahan ke Yang Paling Baik!!

About

Galumbang C.Sitinjak

Memulai pendidikan di SD Negeri No.78, Jl Agenda (thn 71),SMP Methodist Hangtuah(74), SMA Neg I(77)dan S1 FE USU (86), seluruhnya di kota Medan. Thn 2006 saya menamatkan S2 Ilmu Politik dari UI.Mulai bekerja tahun 1986 di PT Summa Surya, PT Bank Pacific(87-90),PT Bank Artamedia(90-96),PT Bank Dipo(96-98),Partner pada KAP Purbalauddin& Rekan,member firm of Enterprise Network Worldwide(98-sekarang).Mengikuti Kursus Reguler Angkatan 33 Lemhannas tahun 2000 dan hingga saat ini menjadi anggota pokja ekonomi dan nara sumber di Lemhannas RI.Sudah menjadi aktifis sejak OSIS di SMA, Sekretaris Umum Senat Mahasiswa,Ketua DPP KNPI 1996-99,1999-2002, Sekretaris Majelis Pemuda Indonesia 2002-05,Bendahara Himpunan Kerukunan Tani Indonesia 2004-09.

Beliau juga aktif memberi masukan2 yang berarti untuk pemerintahan di Indonesia. Kritikan beliau, masukan dan saran-sarannya telah pernah dimuat oleh media massa. Beliau juga aktif menulis di blog beliau.Silahkan klik Web di bawah ini.

Politika (http://galumbangsitinjak.blogspot.com)

Semua dilakukan untuk kebenaran, kemajuan, keadilan dan perubahan yang paling baik. Mari kita dukung!!!

Gaji Guru Minimal Rp2 Juta ( KitA BukTikaN Sama-saMa) September 10, 2008

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Pendidikan.
add a comment

Gaji Guru Minimal Rp2 Juta

Jakarta, (Analisa, 9 Sept 2008)

Sebagai konsekuensi peningkatan anggaran pendidikan sebanyak 20 persen dari RAPBN 2009, gaji guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan pangkat terendah akan bergaji minimal Rp2 juta.

Dalam rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa, pemerintah memutuskan untuk menaikkan kesejahteraan guru dan dosen tergolong PNS sebanyak 14 persen.

Kenaikan itu, menurut Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo, ditambahkan di luar kenaikan rutin gaji pokok sebanyak 15 persen setiap tahun.

“Pokoknya guru PNS yang entah guru TK, SD, semuanya dapat peningkatan kesejahteraan guru. Penambahan ekstra sekitar 14 persen tadi sudah dihitung oleh Menkeu,” papar Mendiknas.

Sedangkan untuk guru non PNS yang terdaftar di Depdiknas maupun Departemen Agama, ia menjelaskan, juga mendapat kenaikan subsidi tunjangan dengan besaran berbeda sesuai dengan tingkat pendidikan.

Guru non PNS yang tingkat pendidikannya non sarjana mendapat tambahan kesejahteraan sebesar Rp50 ribu per bulan. Sedangkan bagi yang berpendidikan sarjana mendapat kenaikan Rp100 ribu per bulan.

Peningkatan kesejahteraan guru dan dosen, kata Mendiknas, akan menempati porsi 27 persen dari anggaran pendidikan.

Kenaikan anggaran pendidikan menjadi Rp46,1 triliun pada 2009 juga dimanfaatkan untuk percepatan penuntasan wajib belajar dari tingkat dasar hingga sekolah menengah.

Menurut Mendiknas, anggaran pendidikan nantinya akan terserap lebih dari 50 persen untuk program wajib belajar.

“Kita juga tingkatkan anggaran untuk pendidikan menengah di Depdiknas maupun di Depag. Anggaran untuk pendidikan tinggi juga dinaikkan. Pendidikan non formal juga kita naikkan tidak banyak,” tuturnya.

Kenaikan anggaran pendidikan, menurut Mendiknas, juga digunakan untuk peningkatan kesejahteraan peneliti dan perekayasa di luar Depdiknas.

Depdiknas akan menyiapkan anggaran bagi peneliti non PNS melalui skema yang diatur oleh Ditjen Pendidikan Tinggi.

Mendiknas menjelaskan fungsi-fungsi pendidikan kedinasan yang dilakukan departemen lain seperti IPDN di Depdagri dan STAN di Depkeu tidak boleh memakai anggaran pendidikan karena tidak sesuai dengan UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

“Sepanjang anggaran itu digunakan untuk pendidikan yang tunduk dengan UU Sisdiknas, itu tidak masalah,” ujarnya.

Mendiknas mencontohkan sekolah tinggi intelejen negara yang menggunakan anggaran dari Depdiknas karena permintaan resmi Badan Intelejen Negara (BIN) kepada Depdiknas.

Sekolah itu, kata Mendiknas, berada di bawah Depdiknas sedangkan BIN hanya supervisi dan mengawasi.

Mendiknas menambahkan, akan segera dibuat Peraturan Pemerintah tentang pendidikan kedinasan untuk mengatur peralihan penyelenggaran pendidikan agar tunduk sepenuhnya pada UU Sisdiknas.

“Payung hukum itu supaya anggaran pendidikan betul-betul digunakan sesuai Sisdiknas. Betul-betul terintegrasi meskipun itu dilakukan oleh Departemen lain tapi itu di bawah payung UU Sisdiknas,” demikian Bambang Sudibyo.

Sumber: Analisa Oline

ArTi SeORanG TeMAn September 10, 2008

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Pedoman Hidup.
add a comment
JIka anda memiliki Teman yang Baik atau sebaliknya,apakah hal di atas ada dalam diri anda??

JIka anda memiliki Teman yang Baik atau sebaliknya,apakah hal di atas ada dalam diri anda??

StratEGI BerMain Bola antar NeGarA September 9, 2008

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Humor.
add a comment

10 Kiat MeRAIh CiNTa September 8, 2008

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Cerita Cinta/ Sharing.
3 comments

Banyak orang gagal meraih cinta karena mereka tidaktahu apa yang harus mereka lakukan. Berikut 10 Kiat yang akan mendorong kamu untuk meraih cinta. (Penulis sudah membuktikannya). Tips ini disadur dari “Visi Victory”. Jadi Cermatilah kiat-kiatnya satu persatu.

1. bersiaplah untuk menyambut kesempatan sama seperti dalam dunia bisnis, kesempatan biasanya muncul setelah kita benar-benar siap. banyak orang gagal mendapatkan pasangan hidup karena tidak siap ketika kesempatan itu datang. oleh karena itu langah pertama untuk meraih cinta adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin. bersiaplah untuk merebut hatinya, untuk bersaing dengan orang lain, untuk menghadapi penolakan, dan untuk memasuki masa-masa yang paling menggetarkan dalam hidupmu.

2.mulailah mengambil posisi sebagai penabur benih. bila bertemu dengan orang yang kamu sukai atau sudah mulai menjalin hubungan cinta, taburlah benih-benih cinta sebanyak mungkin. pada taraf awal berfokuslah hanya untuk memberikan cinta dan tidak mengharapkan balasannya. lakukanlah seperti petani yang menabur dan tidak bermimpikan menuai panen dalam semalam.

3.berhati-hatilah untuk tidak berlebihan dalam mendemonstrasikan cinta. ingatlah bahwa apapun yang berlebihan selalu tidak baik. Too much love will kill you.jangan biarkan dia menikmati terlalu banyak cinta sehingga kamu kehilangan gregetnya.

4. bila dia sudah menanggapi cintamu, mulailah jaga keseimbangan antara memberi dan menerima. jangan menjadi orang yang terlalu banyak memberi tapi terlalu sedikit menerima, atau sebaliknya. tunjukkanlah bahwa kamu betul-betul menerima cintanya dengan hati yang berbunga-bunga.

5. simpanlah perasaanmu yang paling dalam sebagai suatu misteri. jangan terlalu polos dan lugu dengan mengungkapkan semua perasaanmu.kalau kamu terlalu transparan, dia bisa merasa kurang tertantang untuk menyelami misteri yang tersembunyi dalam hatimu. dan kalau sudah tidak ada misteri, gairah cintanya bisa menyusut. biarkan dia menebak-nebak sendiri apakah kamu sangat mencintainya atau biasa-biasa saja. kalau dia bertanya, jawablah dengan diplomatis. bahkan tips pintar yang sedang kamu baca inipun adalah privasi yang tidak perlu diketahuinya. kalau dia mengetahui apa yang kamu pelajari, dia bisa menebak sikap dan reaksi kamu dengan mudah.

6. pertahankan harga dirimu. betapapun besarnya cintamu padanya, jangan sampai kamu merendahkan martabatmu apalagi berkesan mengemis cintanya. hal itu bisa membuat dia kurang menghargaimu meskipun mungkin dia tetap mencintaimu.

7. nantikan tip selanjutnya .segera dipublish.

PeRBeDAan OrAnG PeMarAH daN HumORIS September 6, 2008

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Humor.
add a comment