jump to navigation

Teknologi Pendidikan Menjawab Persoalan Pendidikan November 21, 2009

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Pendidikan.
add a comment

Jakarta, Rabu (18 November 2009) — Teknologi pendidikan perlu terus menerus dikembangkan untuk menjawab persoalan – persoalan pendidikan. Pendekatan pembelajaran yang sebelumnya tidak mungkin jika dilakukan secara konservatif maka dengan teknologi pendidikan akan menjadi mungkin. Teknologi pendidikan dapat meningkatkan efisien dan efektivitas.

“Saya mengajak untuk terus menerus mengembangkan teknologi pendidikan untuk menjawab persoalan ketersediaan, keterjangkauan, dan kualitas. Dengan teknologi pendidikan maka persoalan ketersediaan bisa dikurangi sebagian, demikian juga (persoalan) keterjangkauan,” kata Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh pada Seminar dan Workshop Nasional Peran Teknologi Pendidikan dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Nasional di Depdiknas, Jakarta, Rabu (18/11/2009).

Mendiknas menyebutkan, teknologi pendidikan memiliki tiga peran penting. Pertama, kata Mendiknas, teknologi pendidikan berperan sebagai pendukung proses pendidikan. Kedua, lanjut Mendiknas, teknologi pendidikan berperan sebagai penggerak. Dia mencontohkan, penggunaan teknologi informasi sebagai media atau bagian dari teknologi pembelajaran. “Dengan IT bisa menggerakkan bukan saja bab pelajaran yang diajarkan, taruhlah Matematika menggunakan IT, tapi sekaligus mendrive guru, murid, atau orangtuanya untuk belajar IT,” katanya.

Peran ketiga, kata Mendiknas, teknologi pendidikan dijadikan sebagai pengungkit. “Kita harapkan teknologi pendidikan bisa berperan sebagai pengungkit atau enabler. Segala macam yang tidak mungkin jadi mungkin,” katanya.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Fasli Jalal mengatakan, dengan teknologi pendidikan, peluang untuk mendapatkan akses yang lebih luas bagi semua anak bangsa dan pemangku pendidikan makin meningkat. Dia mengatakan, teknologi ini memerlukan budaya baru, sehingga belum tersedia bagi banyak pemakai. “Jadi diperlukan kesabaran terus menerus untuk mensosialisasikan, mendampingi, dan memudahkan mereka di dalam mengakses teknologi ini termasuk kemampuan kita untuk mengembangkan konten,” katanya.

Fasli menyampaikan, dari sisi kebijakan, pemerintah berkomitmen penuh untuk memanfaatkan, meninternalisasikan, dan membudayakan pemakaian teknologi pendidikan di berbagai jenis dan jalur pendidikan yang sesuai. “Kita berharap, semua sekolah terhubung dengan internet. Anak – anak bisa belajar dengan menyenangkan,” katanya.

Gubernur Papua Barnabas Suebu mengatakan, Pemerintah Daerah Provinsi Papua telah melakukan berbagai langkah untuk mengatasi kurangnya fasilitas dan sumber pembelajaran. Dia mengatakan, saat ini Pemerintah Papua akan melengkapi infrastruktur telekomunikasi bagi 3.000 sekolah dan 3.000 desa. “Yang sekarang kita mulai adalah melengkapi semua kampung dan sekolah dengan perangkat keras parabola, televisi, radio menggunakan (tenaga) energi matahari,” katanya.

Barnabas menyebutkan, Pemerintah Papua telah menganggarkan Rp300 milyar pada 2009 untuk menyediakan berbagai perangkat tersebut. “Kalau bisa tiga tahun sudah bisa pasang semua,” katanya.

Fasli menambahkan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menggandeng Institut Teknologi Bandung dan Universitas Cendrawasih untuk mendukung dari sisi teknologi dan Universitas Pendidikan Indonesia untuk mengembangkan kontennya. TV Papua, kata dia, juga telah menyediakan waktu selama dua jam setiap hari untuk menayangkan konten pendidikan.

Sementara, lanjut Fasli, untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia telah disiapkan sebanyak 1.000 sarjana masing – masing 300 dari bidang teknologi dan 700 dari berbagai bidang seperti pertanian, kesehatan, peternakan, dan sosial budaya. “Nah kombinasi ini yang membuat program itu lebih mungkin nanti untuk berjalan berkelanjutan,” katanya. ***


Sumber: Pers Depdiknas

 

KPK-POLRI-TPF-TIM 8-GANYANG MAFIA HUKUM November 11, 2009

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Politics.
add a comment

Konflik antara KPK dan Polri kian hari kian runyam. Adanya spekulasi-spekulasi yang di tersistem untuk mengitimidasi departemen KPK ataupun Polri (saling mengadu kekuatan). Polri tidak sanggup memberantas korupsi sendiri sehingga KPK dibentuk sebagai salah satu Komisi yang turut membantu.Namun, bagaimana jika di dalam kedua departemen tersebut yang melakukan tindak korupsi tersebut???Kedua departemen tersebut berlumba mencari celah terlebih dahulu, mencoba membuat rekayasa terkoordinir untuk menjatuhkan rivalnya? (seharusnya kawan) Informasi terakhir, menyatakan Polri membuat rekayasa palsu tentang tuduhan penyuapan di tubuh KPK. Laporan BAP palsu yang diintimidasi oleh petinggi Polri untuk meyudutkan petinggi KPK yang kini mulai terungkap membuat petinggi KPK no-aktif mulai tenang. Karena oknum Polri pembuat BAP palsu tersebut sudah bersaksi di pengadilan. Kejaksaan Agung mulai bingung dengan ini semua, hawa masyarakat di setiap daerah memanas. Demo antara pendukung turun jalan, melalakukan orasi massal yang hampir menciptakan kericuhan.Massa sang netralis merupakan orator medium pendamai, seharusnya aksi ini harus lebih dominan sehingga tidak terjadi persepsi adu domba. Karena semua kejadian ini merupakan cela bagi bangsa kita dan ini harus segera diselesaikan secepat mungkin.

Presiden membentuk TPF dan TIM 8 merupakan hak dan wewenang beliau, tapi mungkin agak terlambat. Namun, komponen masyarakat masih besar berharap kasus ini terselesaikan dengan pembentukan tim tersebut. Di lain sisi ternyata ada pihak yang berasumsi negatif terhadap  pembentukan tim ini. Aneh bukan? Presiden sudah tentu memberikan standarisasi wewenang yang sesuai. Sekarang dalam kasus ini yang dapat kita percayai adalah pemerintah (presiden, wakil dan menteri). Biarlah pemerintah melaksanakan tugas mereka dan kepercayaan kita berikan kepada mereka seutuhnya. Dalam program kerja 100 hari,  pemerintah sudah memakukan salah saturencana kerja pemberantasna  korupsi dan Mafia Hukum atau yang sering disuarakan dengan istilah ” Ganyang Mafia Hukum”

Pelantikan Menteri Kabinet Bersatu Indonesia October 22, 2009

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Politics.
comments closed

SUSUNAN MENTERI KABINET BERSATU II

SELAMAT DAN SUKSES

SEMOGA TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB MENJADI PRIORITAS UTAMA

DAN SEMUA DEMI RAKYAT

PELANTIKAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN RI MASA BAKTI 2009-2014 October 20, 2009

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Politics.
add a comment

SELAMAT DAN SUKSES ATAS PELANTIKAN

PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

MASA BAKTI 2009-2014

20 OKTOBER 2009

PRESIDEN RI

PRESIDEN RI

WAKIL PRESIDEN RI

WAKIL PRESIDEN RI

SEMOGA BAPAK PRESIDEN  SUSILO BAMBANG YUDHOYONO DAN WAKIL PRESIDEN BOEDIONO DAPAT MEMBAWA BANGSA INDONESIA MENJADI BANGSA YANG MAKMUR, DAMAI DAN SEJAHTERA.

Diskriminasi Rakyat Miskin October 14, 2009

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Humor.
add a comment

ikan main bolaSetelah Libur 1 Bulan, seorang guru TK bertanya pada muridnya satu-persatu.

Ibu Guru: Adi, Apa yang kamu lakukan selama liburan?

Adi: Saya bermain Sepakbola Bu guru.

Ibu Guru: Oh begitu ya. coba tuliskan kata “Sepak”, kalau bisa, nanti ibu kasih Permen.

Dan Adi pun menulisakan nya dengan benar dan mendapat permen.

Ibu Guru: Rudy, Apa yang kamu lakukan selama liburan?

Rudy: Saya bermain Sepakbola bersama Adi, Bu.

Ibu Guru: Kalau begitu coba tuliskan kata “Bola”, Kalau bisa, nanti guru kasi perman.

Dan Rudy pun menuliskannya dengan benar dan mendapat perman.

Ibu Guru: Ucok, Apa yang kamu lakukan selama liburan?

Ucok: Saya ingin bermain sepakbola bersama Adi dan Rudy tapi tidak boleh karena saya orang miskin Bu guru.

Guru: Apa? bener-bener keterlaluan. itu namanya diskriminasi rakyat miskin. Coba kamu tuliskan kata “Diskriminasi Rakyat Miskin”, kalau bisa nanti ibu kasih permen

Ucok: @#%$#@? (llc/lpk)

Laptop Anggota Dewan October 14, 2009

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Humor.
add a comment

Seorang anggota dewan dari negeri impian baru dilantik dan memperoleh fasilitas laptop. Namun beliau masih belum fasih menggunakan barang canggih tersebut sehingga dia tanpa rasa malu bertanya kepada CS laptop tesebgambar laptoput. berikut ceritanya.

- Anggota Dewan: “Mba’ kalau muter film di laptop, gimana caranya ya?

CS: “Ada dvd playernya kan pak?”

Anggota Dewan: “Sebelah mana tuh mba?”

CS: “Disamping kanan, pak. kalau di tekan tombolnya
nanti, piringan discnya keluar.”

Anggota Dewan: “Ooooo…. yang keluar itu, piringan disc ya? Udah patah tuh kemarin.”

CS: “Kok bisa patah?”

Anggota Dewan: “Saya kira tempat buat naruh gelas minuman.”

Kemudian, beberapa saat kemudia beliau on-line ke internet dan berkeinginan memiliki e-mail.

- Anggota Dewan: “Mba’ saya ingin daftar account di yahoo.com kok nggak bisa ya?”

Customer service: “Nggak bisa kenapa pak?”

Anggota Dewan: “Ada tulisan, paswort is nat long inof, suld bi mor ten 8 karakter”

Customer service: “Itu maksudnya, password bapak minimal 8 huruf.”

Anggota Dewan: “Oooo…oke deh.., saya coba dulu.”

Beberapa menit kemudian.

Anggota Dewan: “Mba password minimal delapan huruf itu delapannya pakai angka 8 atau ejaan delapan?”

Customer service: “Maksudnya?”

Anggota Dewan: “Saya suda tulis di kolom password minimal 8 huruf, tapi bingung mau tulis delapannya, pakai angka delapan atau ejaan huruf ‘delapan’.”

Customer service: “Ketik ini aja pak..C Spasi D.”

Anggota Dewan: “Apa tuh?”

Customer service: “CAPE’ DEH !!!”

Musim Hujan October 5, 2009

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Humor.
add a comment

banjir-02Ada seorang siswa yang sangat malas ke sekolah. Sebut saja namanya Ricky. Ketika dia datang, langsung dihadang oleh gurunya sembari bertanya.

Guru : “Ricky, kenapa kamu tak pernah datang ke sekolah 1 minggu terakhir ini ?”

Ricky : “Saya tidak datang karena hujan, bu.”

Guru : “Kalau hujan tidak berhenti selama 1 bulan, apa artinya itu, Ricky ?”

Ricky :”Itu artinya banjir, bu.”

Guru : %$#@&*

Alasan Mengapa wanita sakit melahirkan October 3, 2009

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Humor.
add a comment

susah melahirkanZaman dulu, para wanita selalu merasa sakit saat akan melahirkan. Keadaan yang kurang adil ini kemudian berubah setelah kejadian berikut ini:

Para wanita secara bersama-sama memohon kepada dewa agar ditegakkan keadilan, yaitu supaya kaum lelakilah sebagai penyebab yang seharusnya menderita sakit dikala sang isteri melahirkan.

Ternyata petisi ini dikabulkan, sehingga sejak saat itu apabila seorang isteri melahirkan, maka dengan mudah dan santai penuh perasaan ia dapat melahirkan anaknya sehingga hal ini sangat membantu ilmu kedokteran dalam menekan resiko melahirkan.

Di samping itu secara mengenaskan sang suami yang mendampinginya di luar menggeliat-geliat serta meraung-raung kesakitan demi keselamatan sang isteri yang melahirkan. Para lelaki menganggap hal ini biasa, karena ini termasuk akan menambah bintang kepahlawanan pria dalam rumah tangga.

Tetapi, keadaan ini berubah sejak peristiwa dibawah ini:

Suatu waktu seorang wanita dari kalangan terkemuka di suatu kampung akan melahirkan. Paras anak keluarga dan para tetangganya sekampung ikut mengantarkan kelahiran ini dengan ikut menunggu di luar.

Sang suami telah disediakan tempat tidur di samping sang isteri, lengkap dengan segala peralatan untuk mengantisipasi segala kemungkinan penderitaanya. Saat melahirkan terjadi, sang istri dengan tenang penuh kasih sayang menjalankan kelahiran yang mulus ini. Tetapi, sang suami yang dengan tegang menunggu datangnya penderitaan tetap saja tidak bergeming sampai terdengar pekikan sang anak.

Yang sangat mengejutkan ternyata di luar terlihat kehebohan, ternyata Bapak Kepala Desa (Kades) berguling-guling serta berteriak-teriak kesakitan.

Semua khalayak terdiam sejenak, secara serentak semua ibu-ibu yang berada di sekitar itu secara diam-diam dan bersungguh-sungguh berdoa kepada dewa:

“Biarlah semua penderitaan ini kami lah yang menanggung asalkan semua rahasia tetap menjadi milik kami!”

Penandatangan naskah Proklamasi October 3, 2009

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Humor.
add a comment

Baka, adalah siswa di salah satu SD di makassar. ia sangat terkenal nakal dan tak punya perhatian disaat jam pelajaran.

Baka Siswa NakalDisaat pelajaran Sejarah, Baka hanya sibuk mengganggu temannya dan sama sekali tidak memperhatikan penjelasan guru. Akhirnya sang ibu guru marah besar.

Guru itu-pun bertanya kepada Baka:

“Baka, siapa yang menandatangani naskah proklamasi?”

“Saya…saya… tidak tahu Ibu,” jawab Baka gugup.

“Siapa….” desak guru dengan suara tinggi.

Karena tidak mengerti maksud pertanyaan gurunya, Baka menjawab “Sumpah bu…bukan Baka yang melakukan” jawab Baka sambil menangis.

Sejak perisitiwa itu, Baka enggan ke sekolah. Ayah Baka lantas mempertanyakan alasan tidak mau sekolah.

“Ibu guru menuduh Baka menandatangani naskah proklamasi, padahal Baka sama seklai tidak melakukan itu,” jelas Baka kepada ayahnya.

“Begini saja Ka..biar ibu tidak marah lagi, dan Baka bisa masuk sekolah lagi, Baka mengaku saja kalau Baka yang melakukan,” kata ayahnya yang juga tidak tahu.

Razia PSK October 3, 2009

Posted by Partogi Siagian, M.Pd in Humor.
add a comment

Setiap bulan Ramadhan didaerah Tasikmalaya, Diskotik dan Bar diharuskan tutup jam 1 malam, jika lewat dari itu maka akan terkena razia.

nenek nakalPada suatu malam ada Diskotik yang nekat buka sampai jam 2, lalu terjadilah razia yang melibatkan banyak aparat.

Semua PSK disuruh berbaris untuk didata. Pada saat itu lewat seorang nenek tua yang akan pergi ke pasar untuk membeli sayuran. Si nenek heran ada apa malam-malam kok pada berbaris.

Nenek Tua: “Pak polisi ada apa kok mereka disuruh baris? (tanya nenek kepada polisi yang sedang mengamankan orang-orang yang menonton)

Polisi 1: “Oh itu sedang dibagikan permen,” jawab polisi sekenanya.

Lalu si nenek berfikir dalam hati. “Wah boleh juga tuh kalo dapat permen, lumayan. Ikut baris ah…!” Si nenek tua pun ikut baris. Setelah semua sudah didata sekarang giliran nenek tua.

Polisi 2: Sambil kebingungan bertanya “loh nek, emang masih ‘kuat’?”

Nenek Tua : Menjawab dengan enteng “Kalo cuma ngemut doang sih saya masih kuat pak polisi.”

Polisi 2: @#^%$&**